WonKyu Family – Chapter 3

Cast :

–           Choi Siwon (namja)

–          Cho Kyuhyun a.k.a choi kyuhyun (yeoja)

–          Choi Minho (namja)

–          Choi Suho (namja)

–          Choi Baekhyun (yeoja)

–          Yang lain nyusul

Pair : Wonkyu and all couple

Summarry : Kepanikan seorang ibu saat anak-anaknya beranjak remaja dan mengalami hal baru yang namanya jatuh cinta.

Warning : GS, Typo(s), terjadi perubahan sifat besar-besaran, judul dan  isi tidak nyambung.

.

.

minggu pagi, cahaya matahari mulai muncul dari ufuk(?) timur, suara burung-burung mulai berkicauan dan berterbangan kesana kemari, sudahlah lupakan burung-burung itu. kita kembali kecerita, mari kita masuk kesebuah rumah bisa dikatakan sangat mewah, rumah dengan 2 lantai, dengan desain interior seperti sebuah kerajaan abad 20an. dan juga perabotan rumah yang begitu mewah, rumah dari seorang pengusaha kaya muda dan juga tampan, sudah taukan siapa?? choi siwon. nah loh kok jadi ngomongin rumah?? baiklah lupakan mari kita masuk kekamar utama keluarga choi, dikamar yang sangat luas ini dihuni dua insan yang tak lain adalah tuan dan nyonya choi, keduanya masih tertidur lelap saling berpelukan didalam selimut yang sangat hangat. sepertinya sudah mulai ada pergerakan dari nyonya choi a.k.a choi kyuhyun, matanya mulai menyesuaikan cahaya. diliriknya jam di meja nakas.

“omo…jam setengah 7” teriaknya histeris, dengan segera kyuhyun ngun tetapi ada sebuah(?) yang menghalanginya, “yak wonnie, singkirkan tanganmu” bentak kyuhyun sambil terus berusaha mengangkat tangan sang suami a.k.a choi siwon, tetapi sayang bukannya melepas pelukannya siwon malah semakin memeluk erat kyuhyun.

“ini masih pagi baby, biarkan seperti ini dulu ne” gumam siwon dengan mata terpejam dan semakin memeluk erat kyuhyun. kyuhyun terus berusaha bangun memukul-mukul lengan siwon, mencubitnya. “aw…sakit baby” akhirnya siwon bangun dan meringis kesakitan karena lengannya dicubit kyuhyun.

“sukurin, ini sudah siang pabbo… waktunya aku bikin sarapan” setelah siwon melepas pelukannya kyuhyun segera bangkit dan keluar kamar, meninggalkan siwon yang mengerutu tidak jelas,

.

.

didapur kyuhyun nampak sibuk menyiapkan sarapan, seperti biasa kyuhyun hanya menyiapkan nasi goreng untuk keluarganya. yah selain mudah bikinnya nasi goreng juga lebih praktis hemat waktu. selain itu siwon dan juga ketiga anaknya tidak keberatan mungkin bukannya tidak keberatan tapi ingin protes tidak berani, siwon baru saja keluar dari kamar terlihat menghampiri kyuhyun.

“good morning baby” sapa siwon sambil mencium pipi kyuhyun, tetapi sebelum siwon mencum pipinya kyuhyun menghindarinya.

“jangan cium aku, aku masih marah  padamu” kyuhyun kembali sibuk menyiapkan nasi goreng itu, menaruhnya dipiring, sebelum ketiga anaknya terbangun. siwon yang mempunyai sifat pervert dan tidak mau mengalah terus mencoba mencium kyuhyun.

“ayolah baby, cuma dipipi juga tidak apa-apa kok, cium aku ne” siwon terus berusaha merayu, mengikuti kemanapun kyuhyun berjalan. “baby, ayo dong cium aku ne” siwon terus merengek dan mencoba mencium kyuhyun, mengikutinya kesana-kemari.

“no no no…jangan cium aku, jangan mendekatiku, dan jangan sentuh aku, kamu tau aku masih marah padamu” kyuhyun menolak dan terus menghindari siwon. bagaimana kyuhyun bisa marah? itu karena sifat pervert siwon tadi malam dan juga tadi pagi saat bangun tidur, kalian masih ingat kan?? kalau kalian lupa bisa baca chapter sebelumnya #plakk abaikan. itu sebenarnya demi kebaikan anak-anak mereka sih, mungkin tadi malam minho dan suho mengerti lalu bagaimana dengan baekhyun?? dia masih terlalu polos untuk tahu itu.

TAP TAP TAP

terlihat dari arah tangga baekhyun baru saja keluar kamar, dengan segera dia menghampiri mommy dan daddynya didapur. tapi langkahnya terhenti saat ,melihat daddy tercintanya itu mengikuti mommynya yang sedang sibuk menyiapkan sarapan.

“good morning daddy, mommy” sapanya dan mengahampiri kyuhyun. kemudian memeluk dan mencium keduanya bergantian. “mommy…daddy kenapa??” tanyanya, sepertiya dia juga merasa ada yang aneh dari daddynya itu, wajahnya cemberut seperti bneka angry birdnya yang ada dikamar dan terus saja mengikuti kesana kemari.

“sudah jangan hiraukan daddymu, bangunkan oppa-oppamu sekarang ne, mommy tunggu disini untuk sarapan” suruh kyuhyun, tanpa menunggu perintah dua kali baekhyun segera beranjak kekamar kedua oppanya untuk membangunkan mereka.

“baby…cium aku  ne” siwon terus saja merengek seperti anak kecil, “baby…” tapi percuma kyuhyun terus menghindar dan tidak mau menuruti permintaan siwon.

selang beberapa menit minho, suho dan baekhyun sudah turun menemui kedua orang tuanya dimeja makan, sama seperti yang dilakukan baekhyun tadi minho dan suho terlihat mencium pipi keduanya secera bergantian.

“baby, aku juga mau seperti mereka, ayolah baby sebentar juga tidak apa-apa kok” siwon terus merengek walaupun didepan ke tiga argya mereka. sementara itu ketiganya hanya menatap siwon dengan tatapan aneh. benar-benar kekanak-kanakan.

“mommy…daddy kenapa?” tanya minho pada kyuhyun, kyuhyun hanya mengangkat bahu terkesan cuek dan tidak peduli. tapi bebeapa menit kemudian minho sudah tau kalau daddynya itu sedang menginginkan sesuatu. “baiklah daddy, sini aku cium” minho berjalan mendekati siwon dan mencium pipinya sekilas. “nah sudahkan?” tanya minho.

suho dan baekhyun hanya cekikikan melihat tingkah siwon, benar-benar manja bahkan lebih manja dari mereka. suho pun berjalan mendekati siwon dan mencium pipinya sekilas, begitu pula dengan baekhyun melakukan hal yang sama.

“daddy, kan sudah kami cium?? jangan cemberut begitu” kata minho mewakili kedua adiknya untuk bicara. kyuhyun yang memperhatikan mereka hanya tersenyum kecil, benar-benar keluarga bahagia.

“baby…apa kamu masih tidak mau menciumku??” tanya siwon, kyuhyun hanya mengeleng tidak mau. “baiklah, jangan salahkan kalau aku mencium yeoja lain diluar sana” ancaman siwon itu sukses membuat kyuhyun melotot takut.

“andweeeee…berani macam-macam aku bunuh kamu” kyuhyun berlari menghampiri siwon dan menciumnya sekilas, siwon terkikik geli melihat tingkah kyuhyun. ternyata mudah untuk menjinakkan kyuhyun pikirnya “jangan macam-macam, atau kamu tidur diruang tamu”.

“kurang lama baby, harusnya yang lama, biar aku betah dirumah”kata siwon sedikit merengek.

PLETAKK

sebuah jitakan mendarat dikepala siwon, siapakah pelakunya?? Jeng-jeng dia adalah choi minho yang duduk disamping siwon, (kekeke benar-benar anak durhaka #digampar minho).siwon meringis kesakitan dan menatap minho kesal.

“kenapa memukul daddy sih?” siwon mengusap kepalanya yang sudah dipukul minho tadi.

“aigoooo….minho jangan seperti itu sayang, dia itu daddy kamu” kyuhyun terlihat memarahi minho yang sudah seenak jidat memukul kepala siwon, “jangan diulangi lagi ne, kasian daddymu”.

“ne mommy…. daddy maafin minho ne, dan jangan berani macam-macam dengan yeoja-yeoja genit diluar sana atau daddy kami pukuli sampai babak belur” minho meminta maaf sekaligus mengancam siwon, “dan satu lagi daddy jangan pervert”.semnetara itu suho dan baekhyun hanya diam dan tidak ikut campur pada urusan mereka.

skip

siang yang indah, keluarga wonkyu terlihat bersantai ria menikmati hari liburnya. Mereka terlihat sedang duduk menonton televisi diruang tengah, tidak ada yang spesial memang hanya kebersamaan saja yang mereka nikmati.

“mommy…” teriak baekhyun yang baru saja keluar dari kamarnya menghampiri kyuhyun yang duduk disofa. “aku mau keluar sebentar boleh ne” pintanya pada kyuhyun, kyuhyun memincingkan matanya? Kenapa tiba-tiba mau keluar rumah, sedangkan sedari tadi dia nampak sibuk dengan handphnenya dikamar.

“mau kemana??” tanya kyuhyun membelai rambutnya penuh sayang.

“hehehe…mau  kekedai es krim dekat rumah” jawabnya sedikit merayu pada kyuhyun, kyuhyun tersenyum pada baekhyun. “boleh ne.” rengeknya

“kan di kulkas ada es krim? Kenapa meski kesana sih?” baekhyun mempoutkan bibirnya mendengar pertanyaan kyuhyun. Sebenarnya dia ingin jalan-jalan ditaman bertemu namja yang kemarin itu.

“ahh…daddy?? Bantu aku merayu mommy” baekhyun  menatap siwon yang tengah fokus membaca buku tebalnya, buku yang sangat membosankan untuk dibaca. Sepertinya siwon tidak mendengarnya, dari tadi hanya diam dan tidak menanggapi permintaan baekhyun. “DADDY”

“eh?? Apa-apa? Ada apa? Kenapa berteriak sih?” minho dan suho tertawa keras melihat tingkah konyol siwon, baekhyun merebut buku yang dipegang siwon. “eh? Buku daddy kok diambil baekki?” baekhyun pergi meninggalkan ruang

“wonnie, sekali-kali dengarkan dia bicara? Sekarang ngambek kan?” bukannya menjelaskan yang terjadi kyuhyun ikut-ikut marah dan menyusul baekhyun kekamarnya.

“minho~ah, suho~ah mommy sama adikmu kenapa?” tanya siwon pada kedua putranya yang tengah asyik bermain PS, minho dan suho tertawa semakin keras mendengar pertanyaan siwon. “hey……kenapa malah tertawa sih? Mereka kenapa?”

“hahh…baru sadar kalau daddyku ini lemot bin pabbo” kata minho sedikit mngejek siwon, siwon semakin memincingkan matanya, “daddy…baekki tadi minta daddy merayu mommy, baekki ingin pergi kencan dikedai es krim” celoteh minho sambil tetap fokus ke PSnya.

“eh? Hyung tadi dia kan ingin kekedai se krim bukan kencan? Minho hyung bohong daddy” kata suho polos dan itu  mendapat tatapan tajam dari minho. “yah hyung, kenapa menatapku seperti itu? Menakutkan tahu” keluh suho.

“suho~ah, mereka itu janjiannya dikedai es krim. Jadi bisa dikatakan kencan gitu” jelas minho. Suho hanya manggut-manggut sok ngerti. “sudah ngerti sekarang?” tanya minho memastikan.

“yak…aku kan…”

“hey…kenapa jadi kalian yang berantem sih? Sudah-sudah jangan berantem daddy keatas dulu” siwon menyusul kyuhyun menuju kamar baekhyun.

.

.

CKLEK

Siwon masuk kedalam kamar baekhyun, terlihat baekhyun tidur tengkurap(?) diatas ranjangnya sedangkan kyuhyun duduk disampingnya. Siwon ikut duduk disamping kyuhyun mencoba untuk membujuknya.

“baby, apa masih marah?” tanya siwon sedikit berbisik, kyuhyun hanya mengangkat bahunya pertanda tidak tahu.

“baekki maafin daddy ne” kata siwon pada baekhyun, tetatpi baekhyun hanya diam saja. “ kamu boleh kok kekedai eskrim itu” mendengar persetujuan dari siwon, baekhyun langsung bangkit dan duduk menatap siwon.

“jinjja? Daddy mengijinkannya?” baekhyun memastikan, siwon tersenyum dan mengangguk.

“ne, tapi dengan satu syarat jangan marah sama daddy lagi ne” baekhyun mengangguk dan beranjak keluar kamar. Sementara itu kyuhyun terus menatap tajam siwon, “eh? Kamu kesana sama siapa?” tanya siwon sedikit berteriak, karena baekhyun sudah berari keluar kamar.

“sama channie daddy” teriak baekhyun tidak kalah keras dari siwon.

“MWO??? Sama jerapah itu, aish….” Kyuhyun terlihat mengejarnya dengan segera dia keluar kamar baekhyun. “yak? Jangan pergi kembali baekki, mommy tidak mengijinkannya” kyuhyun terus berteriak dan mencoba untuk mengejar baekhyun, tapi percuma baekhyun sudah keluar rumah.

Kyuhyun berbalik dan menatap siwon kesal, semenatara itu siwon hanya garuk-garuk kepala belakangnya yang sama sekali tidak terasa gatal.

“sekarang tanggung jawab, kejar dia dan suruh pulang sekarang” bentak kyuhyun, siwon jadi kelabakan sendiri karenanya.

“kalian berdua, cepat kejar adik kalian dan bawa pulang, jangan sampai kenapa-kenapa” minho dan suho bangkit dan segera mengejar baekhyun, semenatar itu siwon terus berusaha membujuk kyuhyun agar tidak marah.

.

.

.

.

.

.

TBC

WonKyu – Family Chapter 2

Cast :

–           Choi Siwon (namja)

–          Cho Kyuhyun a.k.a choi kyuhyun (yeoja)

–          Choi Minho (namja)

–          Choi Suho (namja)

–          Choi Baekhyun (yeoja)

–          Yang lain nyusul

Pair : Wonkyu and all couple

.

.

.

Summarry : Kepanikan seorang ibu saat anak-anaknya beranjak remaja dan mengalami hal baru yang namanya jatuh cinta.

Warning : GS, Typo(s), terjadi perubahan sifat besar-besaran, judul dan  isi tidak nyambung.

.

.

Sepulang sekolah di SM High School, nampak beberapa siswa yang baru keluar kelas. Sepertinya jam pelajaran baru usai, begitu pula dua namja yang tengah berjalan beriringan menuju parkiran sekolah, mereka adalah chooi minho dan choi suho, kalian sudah kenal kan? Mereka ini putra pertama dan kedua pasangan WonKyu di sini. Kembali kecerita, minho terlihat berjalan buru-buru.

“hyung…kenapa buru-buru sih?” keluh suho yang jalan dibelakang minho, mencob mensejajarkan langkah minho (resiko orang pendek #plakplak digampar suho).

“kita kesekolah baekki dulu, daddy menyuruh kita mengawasi seseorang disana” jelas minho sambil terus berjaan cepat menuju parkirn mobil, yap mobil berhubung minho sudh berumur 18 tahun siwon mengijinkannya mengendarai mobil tapi hanya untuk kesekolah saja, kan tidak mngkin siwon harus mengantarkan ketiganya.

“jadi kita kesekolah baekki dulu?”tanya suho memastikan.

“bertanya sekali lagi, hyung kasih kamu piring plastik” minho merutuki kelemotan sang adik, suho memang sedikit lebih lemot dari minho mungkin turunan  dari daddynya, tetapi walaupun suho lemot dia juga berprestasi disekolah. Sementara itu suho hanya cengar-cengir gaje.

.

.

Di kantor siwon nampak serius dengan beberapa berkas dimejanya, tetapi wajah siwon nampak tidak berkonsentrasi dengan berkas-berkas itu, entah sudah berapa kali siwon salah menadatangani laporan itu, alhasil sang sekretaris yang harus mengulang bikin laporan itu.

TOK TOK TOK

“masuk..” seru siwon saat mendengar pintu ruangannya diketuk seseorang. Seorang yeoja yang seumuran siwon masuk kedalam ruangan itu, yeoja berparas cantik terlihat membawa rantang ditangannya, sebut saja choi kyuhyun yaitu istri choi siwon.

“sudah makan siang tuan choi?” tanya kyuhyun menghampiri siwon yang duduk di kursi kerjanya, siwon tersenyum dan mencium kening kyuhyun.

“belum nyonya choi, aku sedang menunggu istriku yang cantik ini” kyuhyun terkekah mendengar penuturan siwon.

“baiklah, kajja makan siang tuan choi” Kyuhyun berjalan kesofa depan meja kerja siwon, dengan segera menyiapkan bekal yang sudah dibawa dari rumah itu. Siwon pun  beranjak duduk disofa itu. Memang sudah menjadi kebiasaan kyuhyun selalu mengantar makan siang buat siwon. “makan yang banyak tuan choi” kyuhyun menyerahkan makanan yang sudah disiapkan kepada siwon.

“apa kamu tidak mau menyuapiku? Aku ingin disuapi nyonya choi” siwon mulai merengek pada kyuhyun, sementara itu kyuhyun memutar boola matanya kesal.

“ck, dasar manja” waaupun sedikit kesal kyuhyun tetap menyuapi siwon dengan telaten. “apa ada yang menganggu pikiranmu wnnie?” sepertinya kyuhyun menyadari kalau saat ini siwon sedang memikirkan seuatu, siwon hanya menggeeng. “ayolah, wonnie kamu itu tidak bisa membohongiku” kyuhyun sedikit memaksa, karenna siwon tidak mau mengatakan yang sebenarnya

“umm… tapi kamu janji jangan histeris, atau heboh ne” kyuhyun mengangguk dan menuruti pemintaan siwon. “tadi saat aku mengantar baekki kesekolah, aku melihat ada serang namja yang berani mengandeng tangannya” jelas siwon.

“mwo? Namja? Mengandeng tangan” kyuhyun nampak histeris mendengar penuturan siwon, sementara itu siwon hanya menghela nafas berat, sudah diduga bakal begini reaksinya.

“baby..tenanglah, sepertinya dia namja baik-baik kok, coba kamu ingat-ingat akhir-akhir ini kadar manjanya baekki sedikit berkuangkan? Aku mengambi kesimpulan bahwa penyebabnya dia” siwon mencoba menenangkan kyuhyun yang nampak shock dan histeris.

“yak? Bagaimana aku bisa tenang wonnie, bagaimana kalau namja itu macam-macam pada baekki? Aish.. awas saja kalau aku bertemu dengannya bakal aku potong-potong, aku goreng dan aku buang kelaut”

“aigooo….tenangkan dirimu, aku sudah menyuruh minho untuk menyelidikinya” kata siwon yang masih mencoba menenangkan kyuhyun. Kyuhyun terlihat lebih tenang setelah mendengar minho, yah minho putra sulungnya itu bisa diandalkan. Minho pasti bisa menjaga adiknya itu.

.

.

Minho dan suho baru saja sampai didepan sekolah baekhyun, sepertinya jam pelajaran baru saja usai, terlihat beberapa siswa yang baru keluar kelas. Minho nampak memperhatikan beberapa siswa yang baru keluar dari pintu gerbang. Beberapa siswa yeoja yang melihat minho dan suho nampak histeris.

“kyaaaaaaaa..minho oppa, suho oppa….” Teriak mereka histeris benar-benar seperti casanova bukan, sementara itu minho dan suho hanya menebar senyum memperhatikan mereka. Para siswa itu semakin histeris melihat minh dan suho tersenyum.

“baekki…..” teriak minho pada yeodongsaenya yang baru saja keluar, terlihat seorang namja yang berjalan disampingnya, tatapan minho tertuju pada namja berbadan tinggi diatas rata-rata itu ‘mungkinkah dia yang dimaksud daddy tadi’ kata minho dalam hati’.  Mendengar seseoang memanggilnya dengan segera baekki menghampirinya, tapi sebelum itu dia terlihat berpamitan pada namja tadi.

“oppa… kenapa kemari? Daddy mana?” tanya baekhyun pada kedua oppanya, minho masih tetap fokus memperhatikan namja tadi. “oppa lihat siapa sih? Kajja pulang sekarang” baekhyun ternyata menyadari minho sedang memperhatikan namja yang keluar bersamanya tadi.

“tadi itu siapa? Pacar kamu? Awas ya kalau dia pacar kamu, aku kasih tau mommy” ancam minho sekaigus menggda dongsaengnya itu, yah minho memang sedikit usil tetapi dia juga menyayangi dongsaengnya itu.

“yak bukan, dia bukan pacarku, dia hanya temanku, ya kan suho oppa” baekhyun terlihat gelagapan menjawab pertanyaan minho.

“eh? Apa? Tadi kamu bilang apa?” ternyata suho juga tidak fokus, suho sedang memperhatikan seorang yeoja diseberang jalan.

“aish…kajja pulang sekarang, mommy nanti marah lagi” baekhyun kesal melihat suha yang tidak memperhatikannya, dia pun segera masuk kedalam mobil meninggalkan kedua oppanya itu, dengan segera minho menyusul masuk kedalam mobil.

“suho~ah, kamu mau pulang bersama kami, atau pulang jalan kaki” tanya minho yang sudah bersiap menyalakan mobilnya.

“aish….hyung menganggu saja” suhopun segera masuk kedalam mobil sebelum ditinggal minho.

“lihat siapa sih? Serius sekali” minho melihat fokus perhatian suho, disana ada seorang yeoja yang sederhana tapi terlihat cantik.

“sudahlah hyung, kajja kita pulang” minho segera menjalankan mobilnya, untuk segera pulang kerumah mereka.

“oh dia ya oppa?dia itu namanya Zhang Yixing pindahan dari china, tapi kami memanggilnya lay, yeoja yang pendiam tetapi ramah pada kami” kata baekhyun sembari memperhatikan yeoja yang duduk dihalte bis, “dia berbeda dari yeoja-yeoja yang suka memanggil oppa tadi” suho hanya manggut-manggut mengerti mendengar penjelasan baekhyun.

.

.

Setelah selesai menemani siwon makan siang, kyuhyun segera pulang. Karena sebentar lagi ke 3 anaknya juga akan segera sampai dirumah. Sekarang kyuhyun sedikit tenang setelah diberi pengertian siwon, benar juga yang dikatakan siwon baekhyun sekarang lebih mandiri dan tidak semanja dulu.

Setelah sampai dirumah kyuhyun segera berganti pakaian rumahan, setelah itu kyuhyun menuju kedapur untuk menyiapkan makanan untuk ke 2 anaknya.

“MOMMY…..” teriak ketiganya bersamaan, mereka menghampiri kyuhyun didapur.

“aigoooo…. Kalian sudah pulang eoh” kyuhyun memeluk dan menciumnya satu-satu. Beginilah mereka kalau bertemu pasti langsung berpelukan, sudah menjadi kebiasaan mereka yang diajarkan daddy mreka. “cepat ganti baju, kita makan bersama” kyuhyun memberi intruksi pada ke 3nya.

“siapp mommy…” merekapun beranjak kekamar masing-masing untuk berganti pakaian.

Skip

Malam hari seusai makan malam, mereka berkumpul diruang TV untuk nonton bersama, berhubung besok hari minggu kyuhyun dan siwon membiarkan ke 3nya begadang bersama. Minho dan suho terlihat duduk dikarpet bawah sambil memainkan PS ditangan mereka, sementara baekhyun hanya memperhatikan kedua oppanya  sambil sesekali memainkan hpnya.

“yak…wonnie, singkirkan tangamu” sedari tadi tangan siwon sibuk mengrepe-grepe kyuhyun awalnya kyuhyun hanya diam tetapi lama-kelamaan kesa sendiri, karena mengangu konsentrasinya membaca majalah. Minho, suho dan baekhyun memperhatikan kedua dengan tatapan aneh.

“tangan daddy kenapa mommy?” baekhyun mewakili kedua oppanya untuk bertanya, pertanyaan polos baekhyun menyadarkan keduanya kalau mereka sedang berkumpul bersama.

“ehehehe aniyo chagi, kalian lanjutkan saja” siwon jadi salah tingkah sendiri, sementara kyuhyun masih tetap fokus melihat-lihat majalah itu. Minho dan suho kembali fokus memainkan PS mereka.

“aw…sakit baby” siwon meringis kesakitan karena kyuhyun mencubit pinggangnya, salah sendiri siwon tidak juga berhenti mengrepe-grepe kyuhyun, karen akesal kyuhyun pun mencubit pinggangnya.

“DADDY….” Seolah mengerti apa yang dilakukan siwon pada kyuhyun, minho dan suh pun berteriak, sementara itu baekhyun hanya menatap aneh kemereka.

“kekamar saja sana, menganggu saja” minho mengusir siwon secara halus, siwon hanya tersenyum dan langsung mengendong kyuhyun.

“kalian jangan malam-malam tidurnya, daddy ada urusan dengan mommy” siwon membawa kyuhyun kekamarnya,

“yak…wonnie turunkan aku, cepat turunkan aku…” kyuhyun meronta dalam gendongan siwon, tapi bukannya menuruti siwon malah tersenyum aneh. Ketiga anak mereka hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah daddy mereka. Sebenarnya baekhyun sedikit bingung tapi dia memilih diam

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

True Love

cast :

– cho kyuhyun

– choi siwon

– shim changmin

pair : wonkyu

warning : GS, Typo(s), jelek, abal, judul dan isi tidak nyambung,

 

 

 

 

 

 

seorang yeoja berparas cantik terlihat tengah berdiri didepan cermin, yeoja bernama cho kyuhyun itu terlihat bahagia memakai pakaian pengantin serba putih, tak lupa dia membawa sebuket bunga ditangannya. kyuhyun terus saja tersenyum memperhatikan betapa cantiknya dirinya memakai baju pengantin itu.

 

 

CKLEKK

 

 

“chagi sudah siap? wah wah cantiknya putri umma” puji seorang yeoja paruh baya a.k.a umma kyuhyun sembari memperhatikan kyuhyun yang tengah berdiri didepan cermin, seulas senyum terpatri diwajah cantik heechul yang memperhatikan kyuhyun.

 

“ne, umma aku siap” jawab kyuhyun dengan senyum yang terus mengembang diwajah manisnya.

 

“kajja kita berangkat” heechul segera menggiring(?) kyuhyun keluar kamar untuk segera berangkat kegereja tempat dillaksanakan upacara pernikahan kyuhyun.

 

 

 

 

“chagi, kamu berangkat sendiri diantar supir ne? umma naik mobil itu” heechul menunjuk mobil yang satunya, kyuhyun mengangguk dan segera meniki mobil pengantin yang sudah dihias dengan berbagai macam bunga, sementara heechul naik mobil yang satunya. setelah kyuhyun masuk kedalam mobil, mereka segera berangkat.

 

 

kyuhyun yang merasa sudah agak ketinggalan jauh dari mobil yang ditumpangi sang umma dengan segera dia meminta sang supir untuk menambah kecepatan, tanpa menunggu lama-lam sang supir menuruti permintaan kyuhyun. tapi entah ada angin dari (dari sehun #plakk abaikan) tiba-tiba ada mobil yang mengerem mendadak dan berhenti didepan mobil kyuhyun, sang supir pun kaget dan menbanting setir

 

 

BRAKKK

 

 

 

 

 

“yeobo, kenapa kyu lama sekali” tanya pria paruh baya yang tak lain appa kyuhyun. wajah heechul pun terlihat panik mendengar pertanyaan sang suami, pasalnya mobil yang kyuhyun tumpangi berada di belakang mobil yang ditumpangi heechul

 

“mollayo, tadi mobil kami jaraknya tidak terlalu jauh, dan aku pikir mereka ada dibelakangku” jelas heechul yang sedikit panik.

 

tak jauh berbeda dari wajah calon mempelai laki-laki, sebut saja shim changmin. dia adalah calon suami kyuhyun. changmin juga terlihat panik dan tidak tenang.

 

“umma kenapa kyunnie lama sekali? ini sudah telat setengah jam umma” tanya changmin pada heechul, heechul tersenyum menanggapi kekhawatiran changmin.

 

“sabar ne minnie, kyunnie mungkin sedang dalam perjalanan” heechul mencoba menenangkan kekhawatiran changmin. changmin hanya mengangguk saja.

 

 

Drrttt drrrtttt 

 

hangeng merasakan handphonenya bergetar, dengan segera dia menjawab panggilan tersebut.

 

“yeobseyo..”

 

“apa benar ini nomor tuan cho?” tanya si penelpon. 

 

“iya saya sendiri, ini siapa?”

 

“ahh, begini tuan kami dari kepolisian ingin memberi tahu bahwa putri anda yang bernama cho kyuhyun sekarang berada dirumah sakit “shappire blue”, dia mengalami kecelakaan yang lumayan parah” jelas pak. polisi itu panjang lebar. 

 

“mwo? kecelakaan, baiklah kami akan segera kesana, terima kasih atas informasinya” hangeng segera mematikan sambungan teleponnya,

 

“yeobo, siapa yang kecelakaan?” heechul benar-benar panik setelah mendengar percakapan sang suami dengan  seseorang dari seberang sana(?)

 

“sekarang kita kerumah sakit, kyunnie mengalami kecelakaan” wajah heechul terlihat terkejut dan panik, merekapun segera keluar dari gereja tersebut, tetapi sebelum itu hangeng meminta maaf pada seluruh tamu dan juga sang pastur kalau pernikahannya dibatalkan.

 

kini keluarga besar kyuhyun, beserta changmin sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit, sepanjang perjalanan mrs.cho tak henti-hentinya menangis. changmin pun tak kalah khawatirnya dengan mrs.cho, tetapi bedanya dia tidak menangis dan terlihat lebih tegar.

 

“tenanglah, kyuhyun pasti selamat” kata hangeng yang duduk disampingnya. tetapi dasar umma-umma pasti tidak bisa tenang sebelum melihat keadaan putri semata wayangnya itu.

 

skip

 

terlihat seorang dokter bernamtage choi siwon yang baru saja keluar dari ruang operasi, dengan ekspresi wajah yang suit diartikan. hangeng segera menghampiri sang dokter choi.

 

“bagaimana dok keadaan putri saya?”.

 

“err..maaf sebaiknya kita keruangan saya terlebih dahulu” hangeng mengangguk dan mengikuti dokter choi menuju ruangannya

 

 

 

@Ruangan Dokter Choi 

 

 

“jadi bagaimana dok keadaan putri saya?” tanya hangeng, dokter choi terihat ragu-ragu untuk mengatakannya.

 

“errr…sebelumnya saya meminta maaf tuan, tapi saya harus mengatakan yang sebenarnya kalau noona cho kyuhyun mengalami kelumpuhan” hangeng mematung mendengar penjelasan dokter choi, sungguh saat ini yang ingin didengar bukan kabar itu, dia ingin mendengar kyuhyunnya baik-baik saja,tetapi takdir memang berkata lain. “tuan anda baik-baik saja kan?” tanya dokter choi sedikit panik saat melihat mr.cho hanya diam saja.

 

“ahh,, ne, saya baik-baik saja dok, tapi apa tidak ada kemungkin untuk dia sembuh dok?”. dokter choi terlihat berpikir mendengar pertanyaan hangeng.

 

“kemungkinan sembuh masih ada, tapi sangat kecil bisa dikatakan 80% dibanding 20%, dan itu memakan waktu yang sangat lama”

 

“kira-kira butuh waktu sebarapa lama dok?”

 

“mungkin sekitar 1 tahun, dan itu juga tergantung kemauan dari pasien sendiri, kalau pasien tersebut sudah tidak ada harapan dan kemauan untuk sembuh bisa jadi tidak akan sembuh selamanya” jelas siwon sedikit menerawang keatas

 

“jadi maksud dokter itu semua tergantung kemauan kyuhyun?” dokter choi mengangguk,

 

“ne, dan yang terpenting bangun kepercayaan diri noona cho kyuhyun terlebih dahulu, karena dalam kasus seperti ini kebanyakan pasien akan putus asa dalam menjalani hidupnya, dan tak jarang pula sebagian dari mereka sering mencoba untuk bunuh diri”

 

 

 

setelah mendengar penjelasan dokter choi, kini hangeng meninggalkan ruangan itu dengan hati dan perasaan yang kacau, tetapi juga sedikit tenang setidaknya masih ada kemungkinan kyuhyun untuk sembuh, yah walaupun sangat kecil bagi hangeng itu sama sekali tidak masalah.

 

“dokter bilang apa?” tanya heechul saat melihat sang suami masuk kedalam ruangan tempat kyuhyun dirawat. mr.cho terlihat menghela nafas panjang.

 

“ne, appa bagaimana keadaan kyunnie?” tanya changmin yang sejak tadi memperhatikan kyuhyun yang tengah terbaring diatas tempat tidur pasien. sementara itu hangeng hanya menggeleng , changmin sedikit bernapas lega karena menurut dia kyuhyun baik-baik saja. bukannya hangeng tidak ingin mengatakan yang sebenarnya tetapi dia benar-benar tidak siap melihat reaksi changmin saat mengetahui kyuhyun lumpuh. tetapi mr.cho memberi isarat pada istrinya untuk keluar ruangan tersebut.

 

“minnie kami titip kyunnie sebentar ne..” pamit heechul pada changmin yang masih setia duduk disamping ranjang kyuhyun. changmin hanya mengangguk setuju.

 

 

 

 

“sebenarnya kyunnie lumpuh” kata hangeng berusaha tegar dihadapan heechul. heechul yang mendengarnya langsung terduduk lemas dan menangis,

 

“hiks…dokter pasti salah kan? hiks kyunnie tidak mungkin lumpuh dia baik-baik saja kan?” tanya heechul entah pada siapa, dia benar-benar terpukul mendengar putri semata wayangnya lumpuh. belum lagi nanti saat melihat reaksi changmin saat tahu kyuhyun lumpuh, ditambah bagaimana dia harus mengatakan pada kyuhyun keadaan yang sebenarnya nanti. tapi mereka tahu keadaan ini tidak selamanya akan mereka sembunyikan.

 

skip

 

dua hari sudah berlalu, tapi kyuhyun masih belum sadar juga. selama dua hari itu pula changmin masih dengan setia menunggu dan menjaga kyuhyun. sepertinya mulai ada pergerakan dari kyuhyun, perlahan-lahan matanya mulai terbuka.

 

“chagi… kamu sudah sadar?” heechul terlihat senang melihat kyuhyun membuka mata dan mulai tersadar(?).

 

“umma….aku dimana?” tanya kyuhyun sembari memperhatikan sekeliling kamar rumah sakit. heechul tersenyum dan mengelus rambut kyuhyun penuh sayang.

 

“ini dirumah sakit kyunnie…” kata changmin yang terus mengenggam tangan kyuhyun.  kyuhyun berusaha bangun tetapi kakinya tidak dapat digerakkan, kyuhyun terus mencoba bangun tetapi sia-sia

 

“umma…kakiku, kakiku kenapa tidak bisa digerakkan umma?” kyuhyun panik saat merasakan kakinya. sementara changmin menatap kyuhyun penuh tanda tanya.

 

“hiks..chagi tenang ne hiks…” mrs.cho tiba-tiba menangis dan memeluk kyuhyun.

 

“maksud umma apa? kakiku..kakiku kenapa umma? kenapa tidak bisa digerakkan?” kyuhyun semakin panik melihat ummanya menangis dan juga kaki yang tidak bisa digerakkan sama sekali. “minnie… kakiku kenapa minnie, jawab aku?”. tetapi changmin hanya menggeleng, dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada kaki kyuhyun.

 

“hiks..kaki kamu….kaki kamu lumpuh”. changmin membelalakan matanya dia benar-benar shock mendengar kyuhyun lumpuh.

 

“andweeeeeeeeeeeeeee umma, pasti bohong” teriak kyuhyun histeris,

 

“umma pasti bohong kan? umma sedang bercandakan? umma ini sangat tidak lucu?” tanya changmin, dia benar-benar tidak percaya. sementara itu kyuhyun terus berusaha mengerakkan kakinya, walaupun itu semua sia-sia.

 

“itu benar chagi.. hiks..” kata heechul dengan menahan air matanya agar tidak jatuh. tetapi entah kenapa tiba-tiba changmin berdiri dan pergi dari kamar itu.

 

“minnie… minnie kamu mau kemana? hiks minnie jangan pergi” kyuhyun panik melihat changmin pergi begitu saja, dengan segera heechul mengejar changmin yang keluar kamar itu,

 

“changminnie, kamu mau kemana nak? kyunnie membutuhkanmu saat ini?” kata heechul yang terus mengejar changmin. changmin berbalik dan menatap heechul penuh amarah.

 

“sudah tidak ada gunanya lagi aku menunggunya, kyuhyun sudah cacat dan aku tidak mau mempunyai istri cacat seperti kyuhyun, karena itu sangat memalukan” heechul terlihat begitu kaget mendengar penuturan changmin, bagaimana bisa changmin mengatakan seperti itu pada kyuhyun, bahkan selama ini changmin terlihat begitu menyayangi kyuhyun tetapi kenapa semua berubah setelah mengetahui kyuhyun lumpuh.

 

BUUGHH (anggap ini bunyi orang jatuh kekekeke)

 

Heechul kembali kekamar kyuhyun saat mendengar suara seseorang yang jatuh, heechul benar-benar panik melihat kyuhyun jatuh dilantai dan berusaha keluar dari kamar.

 

“suster…. suster… tolong…” teriaknya meminta tolong pada para suster disana.

 

“minnie..hiks…minnie..hiks… jangan tinggalkan aku… hiks minnie” teriak kyuhyun histeris sambil berusaha mengejar changmin yang sudah pergi meninggalkan rumah sakit itu. “appa..kejar changmin appa… jangan biarkan dia pergi hiks..” appa kyuhyun yang baru saja masuk kekamar kyuhyun langsung memeluknya, hangeng benar-benar sedih melihat kyuhyun saat ini.

 

“sstt chagi.. dengarkan appa”

 

“hiks…kenapa appa diam saja, cepat kejar minnie appa” tetapi bukannya mengejar changmin mr.cho malah semakin memeluk kyuhyun, mencoba menenangkannya.

 

“sstt.. chagi dengarkan appa ne, biarkan dia pergi, ini sudah membuktikan kalau dia cuma sayang fisik kamu saja, dia tidak benar-benar mencintai kamu apa adanya, biarkan dia pergi ne”

 

“hiks..tapi…appa…aku..aku…”

 

“ada apa ini tuan? kenapa noona cho kyuhyun di bawah?” tanya dokter choi yang baru saja masuk setelah dipanggil suster tadi. dokter choi langsung membantu mengangkat kyuhyun naik keatas tempat tidur pasien.

 

“hiks…hiks..minnie…” kyuhyun terus menangis dan memanggil changmin walaupun sia-sia karena changmin sudah pergi entah kemana.

 

“noona tenang ne, jangan banyak bergerak dulu” kata dookter choi berusaha menenangkan kyuhyun, tetapi dasarnya kyuhyun keras kepala bukannya mendengerkan perkataan dokter choi malah berusaha bangun.

 

skip

 

seminggu sudah berlalu tetapi kyuhyun masih belum bisa menerima keadaan yang sebenarnya, belum lagi diputuskan changmin begitu saja. rasanya begitu malang nasib kyuhyun saat itu. umma dan appa kyuhyun sangat sedih melihat kyuhyun yang begitu terpuruk.

 

“chagi…makan dulu ne” heechul mencoba membujuk kyuhyun untuk makan, selama seminggu ini kyuhyun jarang makan.

 

tap tap tap

 

seperti hari-hari biasanya setiap jam makan dokter choi selalu datang kekamar tempat kyuhyun dirawat, dokter choi yang selalu membantu membujuk kyuhyun untuk makan. awalnya memang sulit tapi dokter choi tidak pernah menyerah untuk membujuknya.

 

“belum mau makan ya bi?” tanya siwon, ya~ sejak beberapa hari ini dokter choi atau lebih lengkapnya choi siwon itu memanggil umma kyuhyun dengan sebutan bibi, supaya lebih akrab. heechul hanya menggeleng yang artinya kyuhyun belum makan. “baiklah, serahkan padaku bi” siwon mengambil mangkuk yang dipegang mrs.cho. tetapi sebelum itu siwon mengangkat kyuhyun dan didudukannya di kursi roda. setelah itu siwon mengajak kyuhyun untuk jalan-jalan ditaman dekat rumah sakit.

 

“kita jalan-jalan kemana? hmm” siwon terus mendorong kursi roda kyuhyun sampai keluar rumah sakit.

 

“………..” kyuhyun tidak menanggapi pertanyaan siwon.

 

“baiklah, kita ke dekat air mancur itu ne” siwon terus mendorong kursi roda kyuhyun sampai ketaman dekat air mancur, “nah sekarang kita duduk ne…” dengan telaten siwon mengangkat kyuhyun dan mendudukannya(?) di bangku yang ada disitu.

 

“nah… sekarang makan dulu ne…” siwon mencoba menyuapi kyuhyun, walaupun kyuhyun tidak mau membuka mulutnya tetapi siwon terus berusaha membujuk kyuhyun.

 

“………”

 

“aaaa’…..” siwon menyuruh kyuhyun untuk buka mulut, tapi kyuhyun terus menggelang.

 

“hiks…hiks..” tangan siwon terulur(?) untuk menghapus air mata kyuhyun.

 

“ssstttt… air matamu terlalu berharga kyu, jangan menangis ne” siwon memeluk dan mengulus punggung kyuhyun mencoba menenangkan kyuhyun.

 

“hiks…tapi kenapa semua ini terjadi padaku, dan kenapa changmin pergi meninggalkanku, bahkan dia sama sekali tidak mau datang kesini, hiks…apa salahku” setelah sekian lama kyuhyun hanya diam dan melamun akhirnya mulai buka suara, siwon yang mendengar penuturan kyuhyunpun juga terlihat senang.

 

“kamu tahu?? kamu itu tidak salah apa-apa kyu, justru dengan adanya kejadian ini kamu tahu siapa-siapa saja yang benar-benar menyayangimu dengan tulus dan siapa-siapa saja yang cuma menyayangimu secara fisik saja. coba kamu pikir kalau saja kejadian ini terjadi setelah kamu menikah dengan changmin, mungkin apa yang kamu rasakan akan lebih sakit dari sekarang, mungkin ini adalah salah satu cara yang diberikan oleh tuhan untuk memberitahu kamu kalau changmin memang bukan yang terbaik untukmu” sepertinya kyuhyun benar-benar merenungi apa yang dikatakan siwon. “kamu tahukan rencana tuhan itu jauh lebih indah, bahkan lebih indah dari yang kita bayangkan”

 

“……..” kyuhyun benar-benar menikmati pelukan kasih sayang yang diberikan siwon, rasakan hangat dan nyaman jauh berbeda saat dipeluk changmin. apalagi perkataan siwon yang bisa membuat hati kyuhyun tenang.

 

“sekarang kamu makan dulu ne…” kyuhyun mengangguk dalam pelukan siwon, siwon pun segera melepas pelukannya dan mulai menyuapi kyuhyun. suapan demi suapan diterima kyuhyun, sekarang kyuhyun juga sudah mulai mau tersenyum walaupun masih dipaksakan. setelah beberapa menit bubur yang dimangkuk telah habis.

 

“sekarang kita balik kekamar kamu ne?” tetapi kyuhyun justru menggeleng.

 

“aku ingin disini saja dok” siwon tersenyum dan mengangguk, senyuman yang sudah beberapa hari ini selalu menghiasi wajahnya.

 

“ne… nanti kalau sudah bosan kamu bisa menyuruh salah satu suster itu untuk mengantarmu kekamar” siwon beranjak pergi meninggalkan kyuhyun, tetapi baru beberapa langkah kyuhyun memanggilnya.

 

“apa tidak bisa dokter disini menemaniku?” tanya kyuhyun, siwon pun kembali duduk disamping kyuhyun.

 

“mianhae, aku ada pasien jadi aku harus kembali” jawab siwon dan tersenyum pada kyuhyun. kyuhyun yang memahami profesi siwon sebagai dokterpun mengangguk.

 

“ne, gwenchana mereka lebih membutuhkanmu saat ini” kyuhyun mengangguk sembari tersenyum.

 

siwon mengelus rambut kyuhyun dan segera kembali kedalam rumah sakit, meninggalkan kyuhyun sendirian ditaman.

 

 

skip

 

@Next day

 

hari ini kyuhyun sudah dipebolehkan pulang karena keadaannya sudah membaik, tetapi hati dan perasaannya sama sekali belum membaik, walapun kemarin sudah bisa tersenyum berkat dokter choi. diruangan itu terlihat heechul sedang mengemasi beberapa pakian dan juga mulai merapikan kamar yang beberapa hari lalu ditempati kyuhyun.

 

“umma… apa minnie tidak datang juga hari ini?” sudah diduga heechul, kalau kyuhyun sedari tadi melamun sedang memikirkan changmin, changmin yang tega meninggalkan kyuhyun saat sedang terpuruk. heechuk tersenyum dan menghampiri kyuhyun.

 

“apa kamu merindukannya? hmm?” kyuhyun mengangguk, heechul langsung memeluk kyuhyun.

 

“ne, umma… apa changmin tidak merindukanku?? biasanya sehari tidak bertemu dia langsung mencariku umma, tapi kenapa dia tidak datang ya umma? apa mungkin dia terlalu sibuk, sapai-sampai tidak datang?” mendengar pertanyaan kyuhyun hati heechul benar-benar sedih, kenapa kyuhyun tidak langsung membenci changmin saja? kenapa kyuhyun begitu mengharapkan changmin? bahkan setelah apa yang di lakukan changmin beberapa hari yang lalu terhadapnya.

 

“kajja kita pulang, appa sudah datang” kata heechul saat melihat sang suami masuk kekamar kyuhyun. merekapun segera pergi meninggalkan rumah sakit itu.

 

“umma…kita mampir kerumah changmin dulu ne” pinta kyuhyun pada ummanya.

 

“kenapa harus mampir kesana kyunnie??” tanya heechul, kini mereka tengah berada didalam mobil dalam perjalanan pulang kerumahnya.

 

“hanya ingin melihatnya saja umma” jawab kyuhyun sambil memperhatikan jalanan kota seoul, umma kyuhyun menatap hangeng mencoba bertanya lewat tatapan mata. hangeng yang mengerti arti tatapan itu terlihat berpikir tetapi akhirnya menyetujuinya.

 

“baiklah, tapi kita tidak usah masuk kedalam ne?” kyuhyun mengangguk menyetujui permintaan sang umma.

 

 

 

seperti permintaan kyuhyun tadi kini mereka berada didepan rumah  keluarga jung, yaitu rumah changmin dan juga keluarganya. tetapi ada yang berbeda dari rumah itu, rumahnya nampak sepi dan tidak berpenghuni.

 

“sekarang kita pulang ne, sepertinya changmin tidak ada dirumah” kata hangeng yang memperhatikan sekeliling rumah itu.

 

“ne…” kyuhyun kembali melamun, entahlah apa yang dipikirkan saat ini tetapi yang jeas kyuhyun hanya diam saja.

 

hangeng kembali melajukan mobilnya meninggalkan rumah tersebut, meskipun dia sedikit bingung kemana keluarga jung pergi tetapi dia memilih diam dan tidak terlalu ambil pusing. mungkin dengan begini akan lebih mudah bagi kyuhyun untuk melupakan dan tidak terlalu mengharapkan changmin lagi.

 

setelah menempuh jalan yang lumayan jauh kini mereka telah sampai dirumahnya, setelah mr.cho selesai memarkirkan mobilnya dengan segera mr.cho mengangkat kyuhyun dan mendudukannya dikursi roda.

 

“mianhae appa, aku selalu menyusahkan appa, apa-apa harus digendong hiks, tidak bisa melakukan semuanya sendiri, pantas saja changmin pergi meninggalkanku hiks…”

 

“aniya chagi…kamu tidak menyusahkan, kamu ini anugerah terindah yang diberikan tuhan untuk appa dan umma” hangeng memeluk kyuhyun yang terus menangis.

 

“ne chagi, appamu benar… kamu sama sekali tidak menyusahkan” mereka pun berpelukan, mencoba mensyukuri keadaan dan menerima apapun yang terjadi.

 

”kita masuk kedalam ne…” heechul mendorong kursi roda kyuhyun masuk kedalam rumah. “gimana perasaanmu chagi, apa kamu senang akhirnya kamu bisa pulang kerumah lagi? hmm” tanya heechul sambil berjalan menuju kamar kyuhyun. kyuhyun hanya mengangguk.

 

“umma, apa kaki akan lumpuh selamanya?” heechul tersenyum dan membelai rambut kyuhyun.

 

“emmm.. apa kamu mau kakimu sembuh chagi?” kyuhyun mengangguk menanggapi pertanyaan heechul. “kata dokter choi ada kemungkinan sembuh chagi, tapi semua itu butuh proses dan kesabaran, kalau kamu sudah ada kemauan sembuh akan lebih mudah dan cepat, karena semua itu berawal dari niat dan kemauan kamu sendiri” jelas umma kyuhyun panjang lebar. sementara itu hangeng yang berdiri didepan pintu kamar kyuhyun tersenyum memperhatikan percakapan mereka.

 

“lalu,,, apa dokter choi yang akan membantuku juga umma?” tanya kyuhyun. heechul mengangguk dan tersenyum pada kyuhyun.

 

“ne, mulai besok dokter choi akan datang kesini, dia yang akan membantu penyembuhan kakimu”. appa dan umma kyuhyun benar-benar senang mendengar kyuhyun ingin sembuh, bahkan mereka sempat berpikiran kalau kyuhyun sudah putus asa.

 

 

 

keesokan harinya

 

seperti yang dibilang heechul kemarin dokter choi terlihat datang kerumah kyuhyun, dia segera memarkirkan mobilnya digarasi.

 

TING TONG TING TONG

 

“ahh… dokter choi sudah datang? kajja silahkan masuk” heechul menyambut kedatangan siwon, siwon balas tersenyum dan mengikuti heechul masuk kedalam rumahnya.

 

“bagaimana bi? apa sudah ada perkembangan dari kyuhyun?” tanya siwn. heechul hanya menggeleng.

 

“masih sama, sering melamun, menangis, tetapi setidaknya ada kemauan pada dirinya kalau kyunnie ingin sembuh”

 

“ne, itu yang terpenting, kalau soal perasaan itu memang butuh proses, mungkin dengan seiring berjalannya waktu dia bisa melupakannya” heechul mengangguk mendengar penjelasan siwon.

 

“oh iya kyuhyun masih di kamarnya, kajja kita kekamar kyuhyun” heechul mengajak siwon masuk kedalamkamar kyuhyun. didalam kamar terlihat kyuhyun duduk dikursi roda dan memandangi pemandangan diluar sana dari jendela.

 

“chagi..dokter choi sudah datang” kyuhyun berbalik menatap heechul. “apa kamu mau mulai sekarang terapinya?” tanya heechul. kyuhyun hanya mengangguk, heechul tersenyum dan pergi meninggalkan kamar itu. siwon pun mulai melihat keadaan kaki kyuhyun, mulai mengurut dan lain sebagainya.

 

“apa kamu tidak merasakan sakit sama sekali pada kakimu?” tanya siwon yang masih terlihat fokus mengurut kaki kyuhyun.

 

“tidak, kakiku sama sekali tidak merasakan sakit, bahkan saat aku terjatuh dari tempat tidur tidak terasa sakit, dan kakiku rasanya kaku tidak bisa digerakkan sama sekali” siwon mengangguk-ngangguk mendengar penjelasan kyuhyun.

 

“mungkin ini akan lama, tapi aku akan berusaha menyembuhkan kakimu” kata siwon.

 

 

skip

 

 

5 bulan telah berlalu, siwon pun terus berusaha menyembuhkan kaki kyuhyun. tetapi saat ini sudah ada kemajuan pada kaki kyuhyun, kyuhyun sudah mulai merasakan sakit pada kakinya saat dicubit. usaha siwon membuahkan hasil, ditambah lagi kyuhyun sekarang sudah mulai tersenyum dan tertawa lepas. hangeng dan heechul berpikir kyuhyun sudah meupakan changmin dengan adanya siwn disampingnya.

 

“nah coba gerakkan pergelangan kaki kamu” siwon memberikan intruksi pada kyuhyun, “pelan-pelan ne, jangan terlalu dipaksakan terlebih dahulu” kyuhyun mengangguk dan mulai menggerakannya.

 

“aw… sakit, tapi sudah mulai bisa digerakkan” seru kyuhyun, siwn tersenyum pada kyuhyun.

 

“ne, pelan-pelan saja, nanti kalau sudah terbiasa buat bergerak tidak akan sakit lagi” jelas siwon.

 

beberapa bulan terakhir ini ada yang aneh pada diri kyuhyun, kyuhyun lebih sering tersenyum sendiri saat dikamar. entah apa yang dipikirkannya yang jelas kyuhyun jauh lebih senang khir-akhir ini.

 

 

 

 

tak jauh berbeda dari siwon, siwon juga sering melamun dan tersenyum saat dirumah. sepertinya ada seseorang yang menganggu pikirannya.

 

“chagi… umma perhatikan bebrapa bulan terakhir kamu terlihat gembira, apa ada sesuatu hmm?” tanya yeoja paruh baya saat masuk kedalam kamar siwon sebut saja eetuk.

 

“eh, umma… hehehe, ada seseorang yang sepesial umma disini” siwon menunjuk hatinya. umma siwon tersenyum menanggapi penuturan siwon.

 

“memangnya siapa? hmm sampai-sampai bisa bikin kamu begitu senang?”

 

“umma tau kan? yeoja lumpuh yang sering aku critakan pada umma? dia umma yang membuat hatiku begitu berwarna” leeteuk tersenyum senang mendengar pengakuan siwon,

 

“umma bangga padamu, kamu menyukai seseorang bukan karna fisiknya, mencintai seseorang apa adanya”

 

“err… jadi umma tidak keberatan aku menyukai ah mencintainya?” tanya siwon memastikan. leeteuk mengangguk setuju.

 

“ne, apapun asal kamu bahagia umma akan selalu mendukungnya, dan kamu harus janji akan selalu membahagiakannya”

 

“ne, umma pasti aku akan selau membahagiakannya” jawab siwn mantap.

 

 

 

seperti biasa siwon datang kerumah kyuhyun,  tetapi hari ini ada yang berbeda karena siwon akan membuat pengakuan soal perasaannya yang sesungguhnya pada kyuhyun. setelah sampai dirumah kyuhyun siwon langsung masuk kedalam rumah, kenapa siwon langsung masuk?? karena kedua orang tua kyuhyun sudah menganggap siwon adalah anak mereka sendiri.

 

“selamat pagi, kyunnie….” sapa siwon saat baru saja masuk kedalam kamar kyuhyun. kyuhyun tersenyum menyambut siwon. “bagaimana apa masih sakit untuk bergerak?”

 

“ani, sudah tidak terlalu sakit.. oh iya, hari ini aku ingin kita terapinya dihalaman belakang rumah ne, sudah lama aku tidak kesana”

 

“ne, apapun asal kamu senang, ya udah kajja kita keluar” siwon mulai mendorong kursi roda kyuhyun menuju halaman belakang rumah. entah kenapa kyuhyun merasa senang setelah siwon mengatakan tadi.

 

sekarang siwon dan kyuhyun tengah duduk dibangku belakang rumah kyuhyun, sedari tadi  kyuhyun terus tersenyum melihat pemandangan dibelakang rumahnya.

 

“kenapa kamu begitu baik padaku? bahkan kamu yang selalu memberiku semangat saat aku sudah mulai putus asa menjalani hidupku?” jujur selama ini kyuhyun merasa aneh pada siwon, mereka adalah bukan siapa-siapa tapi entah kenapa siwon selalu bersikap baik padanya.

 

“karena aku menyayangimu” jawab siwon.

 

“tapi…tapi…aku lumpuh, aku tidak bisa jalan, yang ada aku akan menyusahkanmu” siwon mengeleng mendengar penuturan kyuhyun,

 

“aniya, aku senang bisa menjagamu, aku senang bisa mencintaimu, aku senang bisa melihatmu tersenyum setiap hari seperti ini” kyuhyun mematung mendengar pernyataan siwon, ternyata didunia ada orang sebaik dan setulus siwon yang mau mencintai dirinya apa adanya.

 

“kenapa… kenapa kamu mencintaiku? bahkan aku cacat seperti ini, aku tidak pantas untuk kamu…” siwon membungkam mulut kyuhyun dengan jari telunjuknya.

 

“ssttt… kamu sempurna dimataku, kamu sama sekali tidak ada cacatnya dimataku. aku benar-benar tulus mencintaimu kyu” siwon duduk dihadapan kyuhyun sedikit memohon pada kyuhyun. “aku janji akan selalu membahagiakanmu” kyuhyun menangis terharu, mendengar penuturan siwon. “kamu mau kan menjadi yeojachinguku?” kyuhyun nampak bingung harus menjawab apa? tapi kalo boleh jujur kyu ingin menjawab iya, karena kyu juga mencintai siwon. setelah lama berpikir kyuhyun pun mengangguk.

 

“ne, aku mau..” siwon bangkit dan memeluk kyuhyun, entah reflek atau apa tiba-tiba kyuhyun berdiri mensejajarkan dirinya dengan siwon. siwon nampak terkejut melihat kyuhyun tiba-tiba berdiri.

 

“kyu….kamu… sudah bisa berdiri?”

 

“mwo??” kyuhyun melihat kakinya menapak direrumputan, “aku bisa berdiri oppa..” kyuhyun memeluk siwon begitu erat.

 

“ne, baby kamu bisa berdiri. sekarang coba kamu melangkah?” kyuhyun menuruti permintaan siwon, dia mulai melangkah sedikit-demi sedikit. awalnya memang susah tapi kyuhyun terus berusaha.

 

“oppa aku, sembuh..aku bisa berjalan, gomawo oppa” siwon tersenyum dan balas memeluk kyuhyun.

 

“chagi…kamu kenapa teriak-teriak, apa ada yang sakit hmm?” heechul yang semula didalam rumah terlihat berlari tergopoh-gopoh(?)

 

“umma….aku bisa berjalan, aku sudah sembuh umma” heechul membelalakan mata.

 

“jinjja?” kyuhyun mengangguk dan berjalan menghampiri heechul.

 

“ne..umma aku sudah sembuh umma, aku sudah bisa berjalan lagi” kyuhyun tersenyum senang dan memeluk heechul.

 

“ne..chagi, umma senang mendengarnya” kata heechul sambil terus memeluk kyuhyun. “siwon kemari chagi” siwon berjaan memnghampiri kyuhyun dan heechul, kini mereka pun berpelukan bersama.

 

 

skip

 

@One Month Letter

 

terlihat seorang yeoja cantik tengah berada dikedai es krim, sepertinya yeoja itu nampak kesal menunggu seseorang. lalu siapakah yang ditunggu?? entah lah.

 

“hey kyu” sapa seorang namja tinggi yang tiba-tiba duduk dihadapan kyuhyun. “apa aku boleh duduk disini” tanya namja itu.

 

“kalau aku melarang apa kamu akan pergi?” tanya kyuhyun, namja itu tersenyum pada kyuhyun.

 

“sifatmu tidak berubah ya? oh iya ada yang ingin aku bicarakan padamu” kata namja itu sedikit takut.

 

“apa?” tanya kyuhyun ketus.

 

“err.. begini, sebenarnya aku ingin kamu kembali padaku, aku benar-benar menyesal telah meninggalkanmu dulu” kata namja itu sedikit. “kyu please… aku benar-benar menyesal telah meninggalkanmu, kamu mau kan kembali padaku? aku janji akan setia padamu”

 

“cih…kamu pikir aku mau kembali padamu, setelah apa yang kamu lakukan dulu. kemana aja kamu saat aku hancur, kemana saat aku membutuhkanmu, bahkan seharipun kamu tidak pernah menampakkan batang hidungmu. jangan harap aku mau kembali padamu, karena itu tidak akan pernah terjadi”

 

“baby….mian aku telat, tadi ada pasien” seorang namja tampan tiba-tiba datang menghampiri kyuhyun.”eh? dia siapa?”

 

“kamu telat 30 menit wonnie..” kyuhyun mengerucutkan bibir imut. “wonnie, perkenalkan dia ini shim changmin, MANTAN yang tega meninggalkanku dulu” kyuhyun menekankan kata mantan untuk memberitahu siwon.

 

“annyeong, choi siwon calon suami cho kyuhyun” siwon dan changmin berjabatan tangan.

 

“kajja kita pergi.. oh iya, ini ada undangan untukmu, jangan lupa datang ne” kyuhyun menyerahkan undangan pernikahannya sebelum pergi meninggalkan tempat itu. semntara changmin mematung menerima surat undangan dari kyuhyun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

END

 

berakhir dengan tidak elitnya kekeke #ditimpukin readers.

 

mianhae ne, kalau tidak memuaskan #plakk, ini ff sangat tidak bermutu, yang gak suka gak usah baca #mang ada yang suka??

WonKyu Family Chapter-1

cats

Cast :

–           Choi Siwon (namja)

–          Cho Kyuhyun a.k.a choi kyuhyun (yeoja)

–          Choi Minho (namja)

–          Choi Suho (namja)

–          Choi Baekhyun (yeoja)

–          Yang lain nyusul

Pair : Wonkyu and all couple

Summarry : Kepanikan seorang ibu saat anak-anaknya beranjak remaja dan mengalami hal baru yang namanya jatuh cinta..

Warning : GS, Typo(s), terjadi perubahan sifat besar-besaran, judul dan  isi tidak nyambung.

Pagi ini di kota seoul nampak begitu cerah, matahari mulai terbit dari ufuk timur, burung-burung berkicauan menyerukan suaranya. Beberapa warga kota seoul memulai aktifitas mereka, begitu pula yang terlihat di rumah keluarga choi.  Di dapur yang bisa dikatakan mewah terlihat seorang yeoja berparas cantik sebut saja choi kyuhyun a.k.a nyonya rumah tengah memasak sarapan. Tidak ada yang sepesial dari masakannya dia hanya membuat nasi goreng beserta telut ceplok(?) saja.

Setelah selesai menyiapkan sarapan kyuhyun beranjak menuju lantai 2, untuk membangunkan ana-anaknya.

“chagi bangun… sudah siang” kata kyuhyun sesaat sampai disalah satu kamat. Kyuhyun terlihat sibuk membuka korden-korden jendela.

“……..” tidak ada sautan dari kedua namja yang tengah asyik tidur lelap itu, kedua namja itu choi minho putra sulungnya yang berumur 18 tahun dan yang satunya  choi suho putra keduanya yang berumur 17 tahun, kenapa saya tidak menyebut anak sulung karena suho masih memiliki dongsaeng lagi.

“yah…yah…cepat bangun atau kalian…”

“ne..ne…mommy kami bangun” sahut minho sambil mengucek-ucek mata dan merubah posisinya menjadi duduk diatas ranjang.

“god baoy,,, bangunkan adikmu sekalian dan cepat mandi, ditunggu daddy dibawah..” kyuhyun pergi meninggalkan kamar suho dan minho, kini kyuhyun beralih kekamar satunya.

CKLEK

Kyuhyun memperhatikan ranjang tidur yang sudah kosong, dia masuk dan merapikan kamar tersebut.

“eh.. mommy,,,,” kata seorang yeoja yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan mengenakan seragam sekolah. Sebut saja Baekhyun putri sulung pasangan wonkyu yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

“ne chagi, wahh sekarang putri mommy sudah bisa bangun pagi eoh?” goda kyuhyun sambil merapikan selimut dan seprai. Sementara yang digoda hanya mengerucutkan bibir.

“yah, mommy aku  kan perempuan jadi harus belajar bangun pagi” sanggahnya. “mommy, nanti aku berangkat sama temen boleh?” tanyanya. kyuhyun berbalik dan menatap baekhyun.

“lho memangnya kenapa? Biasanya juga berangkat sama oppa-oppamu?” tanya kyuhyun sambil membantu mengikat rambut baekhyun.

“aniyo, oppa suka ngatur-ngatur gk boleh begini, gak boleh begitu, ribet mommy klo barangkat sama oppa” jelasnya dengan wajah cemberut.

“aigooo… chagi, oppa-oppamu begitu karena dia syang sama kamu, dia perhatian sama kamu, kamu itu kan yeoja dan seharusnya oppamu selalu menjagamu”

“tapi mommy, temen-temenku suka ngejar-ngejar aku kalau aku berangkat diantar oppa, pasti mereka pada bilang gini, baekki kenalin dong sama oppa kamu, baekki boleh minta nomor hp oppa kamu gak, baekki oppa kamu ganteng, dan masih banyak baekki-baekki yang lain mommy?” kata baekhyun menirukan perkataan teman-temannya disekolah dengan wajah sedikit kesal.

“hahaha…. Mereka begitu karena oppa kamu itu ganteng dan tampan, jadi wajar mereka mengejar-ngejar kamu” bukannya membela kyuhyun malah tertawa keras mendengar perkataan baekhyun.

“tuh, baekki kamu itu harusnya bangga mempunyai oppa seperti casanova begini” kata seorang namja tampan yang masuk kedalam kamar baekhyun.

“yak, oppa ngapain kamu kesini, sana keluar..menganggu saja” teriak baekhyun.

“hahaha…” bukannya keluar namja itu malah tertawa keras melihat reaksi yeodongsaengnya yang imut itu

“mommy… oppa nyebelin, suruh dia keluar dari sini”

“minho…jangan goda adikmu, cepat turun dan temani daddymu sarapan” minho pun segera meluncur keruang makan meninggalkan kyuhyun yag masih mengikat rambut baekhyun.

“mommy… boleh yah?? Aku berangkat sama temenku, nanti dia datang kesini menjemputku?” rengek baekhyun.

“memangnya kamu berangkat sama siapa? Hmm? Nah selesai kajja kita turun”

“sama  channie umma,” jawab baekhyun seraya mengekor dibelakang kyuhyun menuju ruang makan.

“mwo?? Namja tinggi seperti jerapah itu?” kyuhyun berbalik menatap baekhyun, sementara baekhyun hanya mengangguk. “aigoooo…. Jangan sama dia, dia itu hiperaktif gak bisa diem, aishhh pokoknya mommy tidak suka kamu berangkat sama dia” baekhyun kecewa mendengar penolakan kyuhyun.

“tapi mommy…”

“tidak ada tapi-tapian, kamu berangkat sama daddy saja kalau begitu” sementara itu para namja yang tengah duduk di meja makan hanya memperhatikan perdebatan kyuhyun dan baekhyun, ketiganya klihatan kebingungan.

“baby, kenapa marah-marah sih? Kasian bayi yang kamu kandung?” kata siwon selaku daddy dari minho, suho dan baekhyun.

“MWO?? BAYI” teriak mereka bersamaan, siwon dan kyuhyun refleks menutup telinga.

“yak, siwon sudah berapa kali aku bilang, aku itu tidak hamil pabbo” kyuhyun kesal karena siwon selalu mengira kyuhyun hamil lagi, semenjak kejadian beberapa bulan lalu.

FLASHBACK

Pagi itu seperti biasa kyuhyun menyiapkan sarapan untuk keluarganya, saat sedang asyik memasak kyuhyun merasa ada yang aneh dengan perutnya.

“huweekk huweekk….” Kyuhyun memuntahkan semua isi perutnya. Siwon yang saat itu baru turun dari kamar dan mendengar kyuhyun muntah siwon segera berlari menuju kamar mandi.

“baby, kamu kenapa?” tanya siwon terlihat panik. Kyuhyun hanya menggeleng dan kembali kedapur untuk memasak, tetapi belum sampai didapur kyuhyun balik lagi kekamar mandi

“huweekk huweekk…” siwon yang saat itu tengah panik, dengan segera dia mengurut tengkuk kyuhyun.

“baby, jangan-jangan kamu hamil lagi?”

“mwo? Yak jangan sembarangan ngomong, aku cuma masuk angin”

“benarkah, lalu kenapa kamu muntah-muntah terus eoh?” siwon terlihat tidak percaya mendengar pengakuan kyuhyun.

“ne, kalau kamu tidak percaya sekarang juga kita kerumah sakit” tantang kyuhyun, siwon memincingkan mata ‘rumah sakit mana yang buka pagi-pagi sekali’ kata siwon dalam hati. (reader : bukankah rumah sakit buka 24 jam ya. Me : suka-suka aku dong.. V)

“baiklah nanti siang kita kerumah sakit” siwon pun menyetujui permintaan kyuhyun untuk pergi kerumah sakit.

 

 

Skip

 

 

Terlihat sepasang suami istri tengah duduk menghadap sang dokter, sebut saja mereka choi siwon dan choi kyuhyun. Sesuai janji siwon tadi pagi mereka sekarang tengah memeriksakan keadaan kyuhyun.

“jadi istri saya tidak hamil dok?” tanya siwon, kyuhyun yang mendengar pertanyaan konyol siwon hanya memutar bola matanya kesal, bukanjkah dokter tadi sudah mengatakan kyuhyun tidak hamil. Dokter itu hanya menggeleng.

“tidak tuan istri anda Cuma masuk angin, dan sepertinya istri anda sedang diet jadi lambungnya sedikit bermasalah” jelas sang dokter.

 

FLASHBACK END

“ya sudah kajja kita bikin lagi, biar kamu hamil” goda siwon.

“DADDY PERVERT” teriak minho, suho, dan baekhyun bersamaan, kyuhyun tertawa keras melihat siwon dihina oleh anak-anak mereka.

“ehehehe, daddy kan bercanda… cepat habiskan sarapannya” hahaha siwon benar-benar malu dikatain pervert oleh ketiga anak-anaknya, sementara itu kyuhyun terus tertawa melihat ekspresi siwon.

Skip

Kini siwon tengah mengantar baekhyun sekolah, setelah menempuh jalan yang lumayan lama akhirnya mereka sampai didepan sekolah baekhyun.

“nah sudah sampai…” kata siwon,

“daddy mau kemana?” tanya baekhyun saat melihat siwon hendak turun dari mobil.

“mau mengantar kamu  sampai didepan gerbang”. Ya saat ini mereka memang berada dipinggir jalan bisa dikatakan agak jauh dari pintu gerbang sekolah, karena mereka harus menyebrang jalan.

“yah, tidak usah daddy, daddy disini saja”

Baekhyun segera turun meninggalkan siwon yang cengo, bagaimana bisa baekhyun menolak permintaan siwon. padahal biasanya baekhyun sangat manja seperti halnya kyuhyun, tetapi akhir-akhir ini ada sedikit perubahan pada diri baekhyun yang membuat siwon dan kyuhyun merasa sedikit ganjal.

Setelah baekhyun turun dari mobil siwon tidak langsung melajukan mobilnya, dia terus memperhatikannya dari dalam mobil.

“siapa dia?? Apa dia yang sudah bikin baekki jadi lebih mandiri..” gumam siwon saat melihat baekhyun bersama seorang namja tinggi yang berdiri didepan pintu gerbang, mereka terlihat bergandengan tangan masuk kedalam sekolah.

siwon terlihat sedang memnghubungi seseorang.

“yeobseyo daddy ada apa?” tanya seseorang diseberang sana. 

“ne, minho~ah ini daddy, daddy punya tugas untukmu dan suho”

“eh?? tugas apa daddy” tanya minho penasaran. 

“selidiki, namja yang deket dengan adik kamu itu, sepertinya mencurigakan” jelas siwon. diseberang sana minho hanya mengangguk mengerti meskipun siwon tidak melihatnya.

“ne daddy”  

TBC

strains of love that comes

pizap.com13563989441641

Author : Cho Putrie

Cast : Kyuhyun, siwon, changmin and others.

Pair : Changkyu slight Wonkyu

Genre : tentukan sendiri

Summarry : Saat seseorang yang kita cintai pergi untuk selama-lamanya, perasaan sedih yang amat sangat mendalam, semangat untuk hidup serasa menghilang, bagaimanakah dia melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.

Warning : GS, Typo bertebaran, gaje, abal, perubahan tokoh secara besar-besaran. No Bash, jika anda tidak suka pair diatas silahkan tinggalkan Blog ini.

Don’t Like Don’t Read

Masa remaja adalah masa dimana seorang remaja mengalami hal – hal yang belum pernah di alami sebelumnya, dimana para remaja itu mencoba mencari jati diri, dan kebanyakan para remaja juga mengalami hal yang namanya jatuh cinta. Entah jatuh cinta pada lawan jenis maupun jatuh cinta pada sesama jenis, pada saat seorang remaja itu menglami jatuh cinta mereka akan melakukan hal-hal konyol bahkan terkesan bodoh.

Seperti yang dilakukan seorang yeoja yang tengah berdiri didepan cermin sambil tersenyum-senyum sendiri. Yeoja berpipi chubby, mata bulat , hidung kecil mancung, ibir munggil semerah cerry, sedang membenahi saragam sekolahnya sambil terus tersenyum sendiri.

“chagi…cepat turun minnie sudah datang” teriak sang umma membuyarkan lamunannya, dengan segera yeoja itu keluar dari kamar.

“ne umma..” teriaknya sambil terus berlari menuruni tangga, menuju ruang makan menemui appa dan ummanya yang sudah sejak tadi menunggunya untuk sarapan.

“pagi appa, pagi umma” sapanya sembari mencium pipi kedua orang tuanya.

“pagi kyunnie, kajja duduk kita sarapan” suruh sng umma. Yeoja yang dipanggil kyunie atau kyuhyun itu duduk didekat ummanya.

“errr..umma minnie mana? Kok tidak ikut sarapan?”

“oh, minnie duduk diruang TV, tadi umma suruh sarapan tidak mau, katanya sudah srapan dirumahnya” kyuhyun hanya mengangguk mendengar penjelasan ummanya.

Minnie atau changmin adalah namjachingu kyuhyun, mereka sudah pacaran sejak setahun yang lalu, dan hubungan keduanya sudah mendapat restu dari orang tua masing-masing. Walaupun mereka masih SMA tapi changmin sudah menunjukkan kesungguhannya pada kedua orang tua kyuhyun, selin itu kedua orang tua mereka adalah sahabat yang cukup dekat sehingga dengan sangat mudah bagi mereka untuk mendapat restu.

“umma aku berangkat dulu ne?” pamit kyuhyun pada umma dan appanya setelah selesai sarapan.  Sambil mencium kedua tangan mereka.

“ne, chagi…”. Kyuhyun pergi meninggalkan ruang makan menemui changmin yang sedang duduk menonton TV.

“pagi minnie…” sapa kyuhyun sambil duduk disaming changmin.

“pagi.. sudah selesai sarapannya?” tanya changmin kyuhyun hanya mengangguk, “kajja kita berangkat baby” changmin menarik tangan kyuhyun menuju ruang makan untuk pamit pada kedua orang tua kyuhyun.

“errr… ahjumma, ahjussi kami berangkat dulu ne” kat chngmin sembari membungkuk pada mereka.

“ne, minnie hati-hati dijalan jangan ngebut” nasehat appa kyuhyun.

“ne ahjussi, kami permisi..”

Kyuhyun dan changmin pergi meninggalkan ruang makan, mereka berangkat sekolah menggunakan mobil changmin, karena jam sudah menunjukkan pukul 06.45 changmin mengendrai mobilnyanya dengan kecepatan tinggi. Kyuhyun yang berada disampingnya sudah mengingatkan changmin agar tidak terlalu menegebut tetapi changmin hanya membalasnya dengan senyuman sembari berkata.

“tenang baby, aku pasti hati-hati kok” kata changmin sambil tetap fokus menyetir.

Setelah mengatakan itu tiba-tiba ada seseorang yang sedang menyebrang jalan, karena kaget changmin banting setir dan.

CKITTTTTTTTTTT

BRAKKKKKKKKKKK

Diruangan serba putih tepatnya sebuah ruang dirumah sakit, ad seorang yeoja yang tengah berbaring diatas ranjang dengan luka sekujur tubuhnya. Tangannya diimfus dan hidung yang memakai alat bantu pernapasan. Dengan setia seorang yeoja paruh baya duduk disamping pasien sambil terus mengelus rambut dan juga tangannya.

“ngghh…” lengguh pasien tersebut.

“kyunie, kamu sudah sadar sayang?” tanya yeoja yang duduk disamping kyuhyun.

Ya yeoja yang tengah berbaring diranjang pasien itu adalah kyuhyun yang beberapa jam yang lalu mengalami kecelakan bersama changmin sang namjachingu.

“umma.. ini dimana?” tanya kyuhyun setelah menyadari dia berada ditempat yang asing.

“kamu dirumah sakit sayang” jelas sang umma. Mendengar kata rumah sakit kyuhyun teringat seseorang yang mengalami kecelakaan bersamanya.

“umma…minnie…minnie dimana umma?” tanya kyuhyun yang tengah berusaha untuk bangun dari tempat tidur.

“kyunie, tenangkan dirimu sayang, kondisimu masih lemah”

“hiks.. minnie umma… minnie dimana?” tanya kyuhyun menahan air matanya. Umma kyuhyun memejamkan matanya mencoba menahan diri agar tidak ikut menangis.

“chagi sabar ne, minnie telah tiada”

“andweeeeeeeeeee umma pasti bohong, hiks minnie…hiks…jangan tiggalkan aku”

“ssttt… chagi.. uljima..” umma kyuhyun terus mengelus punggung kyuhyun mencoba menenangkannya.

“hiks… minnie… umma….hiks…” kyuhyun masih saja menangis. Karena yang bisa dilakukan saat ini hanyalah menangis dan menangis, menangisi kepergian changmin untuk selama-selamanya. Bagi kyuhyun changmin sangatlah berharga, karena changmin lah yang selalu menjaganya saat orang tuanya tidak dirumah, menjaganya saat ada seseorang yang menganggunya, menjaganya saat berada disekolah dan kini sosok itu telah pergi untuk selama-lamanya dan tidak akan pernah kembali.

@ 4 years latter

 

4 tahun sudah berlalu semenjak kepergian changmin, selama 4 tahun itu tidak ada perubahan pada diri kyuhyun, yang ada hanyalah kyuhyun yang sering melamun, kyuhyun yang sering menangis sendirian, kyuhyun yang pemurung, kyuhyun yang jarang tersenyum, kehidupan yang dijalani kyuhyun terasa hambar dan luru-lurus saja.

Saat ini kyuhyun tengah berdiri dibalko rumahnya sambil menatap langit, entah apa yang menarik dari langit itu yang jelas kyuhyun terus menatap langit biru itu.

“baby, apa yang kamu lakukan disana? Hmm?” tanya seorang namja yang berada dibelakang kyuhyun.Kyuhyun berbalik dan menatap namja itu dengan tatapan tajam.

“yak, choi siwon pabbo sudah aku bilang jangan panggil aku baby, lagian kenapa kamu kesini lagi?”

“aku.. aku kesini ingin menemui calon kekasihku eh salah calon tunanganku yang cantik ini” jawab siwon dengan senyuman khasnya.

Choi siwon, choi siwon adalah namja yang menyukai kyuhyun, dia selalu berusaha mendapatkan hati kyuhyun meskipun dia tahu bahwa itu sangat sulit mengingat kyuhyun masih belum menerima kepergian changmin. Tetapi siwon tidak pernah menyerah dia selalu berusaha untuk mendapatkan kyuhyun, untung saja kedua orang tua kyuhyun tidak keberatan karena kedua orang tua kyuhyun juga sudah putus asa untuk mengembalikan keceriaan kyuhyun.

“sudah ku bilang berapa kali, aku tidak mau menjadi kekasihmu choi siwon”

“ne, aku tau tapi aku akan tetap menunggu sampai kamu mau”

“yah.. yah. Terserahmu sajalah” kyuhyun pergi meninggalkan siwon yang hanya tersenyum-senyum sendiri. Sepertinya usahanya sudah mulai berhasil, dulu kyuhyun jarang bicara sekarang dia sudah mulai judes dan jutek.

Siwon segera mengikuti kyuhyun dibelakangnya, dia mengikuti kemana pun kyuhyun pergi mulai kedapur, ke ruang tv.

“yak, jangan mengikutiku lagi.. aku bosan melihatmu” bentak kyuhyun.

“tapi aku suka melihatmu baby” jawab siwon yang kini duduk disamping kyuhyun.

“kau menyebalkan choi siwon.”

“kau menyenangkan baby..”

“aku membencimu pabbo”

“aku menyukaimu eh mencintaimu baby kyunie”

Kedua orang tua kyuhyun yang menyaksikan perdebatan mereka hanya tersenyum senang, akhirnya kyuhyun yang cerewet dan keras kepala sudah kembali.

“yeobo, lihat berkat siwonie putri kita ada perubahan” kata umma kyuhyun.

“ne, semoga kyunie kembali ceria seperti dahulu” jawab appa kyuhyun yang duduk disamping umma kyuhyun.

@ one month latter

 

Selama 1 bulan ini siwon terus saja kerumah kyuhyun, dan seperti biasa setiap mereka bertemu selalu ada perdebatan dan pertengkaran. Tetapi dengan begitu kyuhyun sedikit melupakan kesedihan atas kepergian changmin, kyuhyun juga jarang melamun, lebih ceria dari beberapa bulan yang lalu.

“umma, si pbbo itu tidak datang lagi?” tanya kyuhyun, sepertinya kyuhyun sudah mulai menyukai siwon.

“eh? Pabbo siapa?” tanya umma kyuhyun pura-pura tidak tahu.

“aish, umma itu loh yang sering mengangguku” jelas kyuhyu mulai agak kesal.

“eumm, siwon maksudmu?”

“ne, biasanya jam segini sudah datang dan mengangguku terus?”

“hahaha rupanya kamu sudah mulai menyukainya eoh?”

“uhuk.. uhuk.. yah umma jangan bicara sembarangan” kyuhyun tesedak minuman karena perkataan ummanya.

“ne..ne.. siwon lagi di jepang, ada urusan mendadak katanya?”

“yah, kok tidak bilang padaku sih? Aish awas kau choi bodoh kalau pulang?”

“mau kamu apain? Dia tadi pagi kesini pengennya pamit sama kamu tapi kamunya msih tidur”

“ehehehe, tidak aku apa-apain umma” jawab kyuhyun sambil nyengir.

“yah, umma pikir? Chagi… apa kamu tidak kasihan pada siwon?”

“eh? Kasihan kenapa umma?” kyuhyun bingung mendengar pertanyaan ummanya.

“errr.. siwon itu menyukaimu, setiap hari kesini ingin menghiburmu, dia selalu berusaha membuatmu tersenyum. Tidak ada salahnya dicoba?” jelas umma kyuhyun. Seketika itu juga kyuhyun diam. “kyu.. tidak ada salahnya dicoba, dia datang bukan untuk menggantikan posisi changmin dihatimu, dia tahu kamu terlalu mencintainya, dia tahu kamu masih mencintainya, tapi dia cuma ingin mengisi sebagian hatimu”

“hiks… umma… aku..”

“ssttt.. umma tau, itu berat tapi ingat sayang hidupmu masih terus berjalan” umma kyuhyun memeluk kyuhyun.  Menghapus air mata yang mengalir dipipi kyuhyun.

@ one week latter

 

Kini kyuhyun tengah duduk dibangku taman, selama seminggu kyuhyun memikirkan perkataan sang umma. Mungkin memang siwon lah pengganti changmin untuk menjaganya.

“minnie… apa kamu juga bahagia saat aku bersama siwon?” tanya kyuhyun pada langit, dia berharap diatas langit itu ada changmin yang mendengarnya, kyuhyun melihat ada bintang yang berkelip(?), mungkin itulah jawaban changmin, kyuhyun tersenyum menatap bintang itu.

PLUKK

Seseorang melempar kertas kearah kyuhyun, kyuhyun berbalik menatap seseorang yang berdiri dibelakangnya.

“disini dingin, kajja kita pulang..” ucap namja itu.

“siwon, kapan pulang? Bukannya kamu di jepang?” tanya kyuhyun pada siwon. Siwon hanya tersenyum mendengar pertanyaan kyuhyun, yang ada dipikirannya sekarang ‘ternyata kyuhyun perhatian padanya?’

“ne, aku memang dari jepang, tadi aku kerumahmu tapi kata ahjumma kamu keluar jadi aku mencarimu kesini”

Siwon memang selalu tahu tempat-tempat yang dikunjungi kyuhyun saat sedang sedih memikirkan changmin, jadi dia langsung datang ketaman itu dan menemukan kyuhyun yang tengah melamun.

“errr… siwon ada yang ingin aku bicarakan padamu” kata kyuhyun takut-takut.

“eh? Apa? Katakan saja?” siwon kini tengah duduk disamping kyuhyun.

“pertanyaanmu yang waktu itu apa masih berlaku?” siwon mencoba mengingat-ingat pertanyaannya yang dulu.

“pertanyaanku, selalu berlaku untukmu sampai kamu mau menjawab pertanyaan itu, dan sampai kamu…..” jawab siwon.

“aku, mau menjadi kekasihmu” potong kyuhyun, siwon nampak terkejut mendengar pernyataan kyuhyun.

“kyu, kamu serius? Kamu tidak sedang bercandakan?”

“ani, aku serius aku akan mencoba untuk mencintaimu..” jawab kyuhyun sungguh-sungguh “tapi.. kamu tidak keberatan kan, kalau aku juga mencintai changmin?” siwon hanya menggeleng dan tersenyum.

“ne.. aku sama sekali tidak keberatan, aku tahu kamu sangat mencintai changmin, dan aku akan tetap mencintaimu selamanya”

“gomawo, wonnie..” kyuhyun memeluk siwon, dan siwon membalas pelukan kyuhyun dengan erat.

Akhirnya penantian siwon selama ini tidak sia-sia, kyuhyun mau memablas cintanya walaupun dihati kyuhyun ada changmin tetapi siwon masih tetap mencintai kyuhyun selamanya.

END

Ini sebenarnya ff sudah pernah aku post di fb, disini cuma sekedar coba-coba hehehe 😀